Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wadas Gumantung

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Gambar
Brebes  - Warga Dukuh Wadas Gumantung dan Dukuh Satir merasa lega dan bahagia, karena Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri kokoh membentang panjang sudah bisa dilewati anak-anak sekolah, petani, pedagang dan warga pendatang yang ingin mengais rejekinya di Desa Kutamendala. Dandim Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si berlinang air mata bahagia karena melihat warga Kutamendala memeluknya sambil mengucapkan “Terima Kasih Bapak Dandim, Warga Dukuh Wadas Gumantung kini tidak Terisolir lagi”. Itulah yang diucapkan warga Wadas Gumantung saat Dandim Brebes mengecek Jembatan Gantung Merah Putih 1 yang baru saja selesai dikerjakan oleh TNI, Polri dan warga serta Tangan tangan Tuhan lainnya. Jembatan Gantung Merah Putih atas inisiasi Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum serta dukungan dari seluruh warga Desa Kutamendala, dalam waktu 2,5 bulan Jembatan Gantung sudah bisa dinikmati o...

Dandim Brebes Bersama Warga Wadas Gumantung Cor Titik Lokasi Tiang Jembatan Gantung

Gambar
Brebes - Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Kepala DPU TARU Kabupaten Brebes Sutaryono, S,H., M.Si, Camat Tonjong dan Kepala KPKPH serta warga dan relawan melaksanakan Kerja Bakti Tangan Tuhan dengan melangsir material dan mengecor lubang untuk tiang pancang Jembatan Gantung diatas sungai Glagah Desa Kutamendala, yang nantinya akan menghubungkan dukuh Gardu ke dukuh Wadas Gumantung. Kemudian Dukuh Satir menuju Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Minggu (11/02/2024). Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. menjelaskan ke media bahwa sudah 3 kali jembatan putus karena tergerus air deras karena banjir sehingga 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) terisolir, bahkan anak sekolah dan perekonomian di Dukuh Wadas Gumantung terhenti. “Saat sungai banjir, anak-anak tidak berangkat sekolah (libur) karena beresiko menyebrang derasnya air sungai Glagah”. Tutur Kepala Desa. "Alhamdulillah hari in...